Loading...

Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Battle of the Labyrinth

Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Battle of the Labyrinth
Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Battle of the Labyrinth
Aku Bertarung dengan Regu Pemandu Sorak
Hal terakhir yang ingin kulakukan pada libur musim panasku adalah lagi-lagi meledakkan sekolah. Tapi di sanalah aku, pada Senin pagi, minggu pertama Juni, duduk dalam mobil ibuku di depan Goode High School di East 81st.
Goode berupa gedung besar dari batu cokelat yang menghadap ke Sungai East. Sekumpulan mobil BMW dan Lincoln Town diparkir di luar, di depannya. Sambil menengadah ke gerbang batu lengkung keren itu aku bertanya-tanya berapa lama aku punya waktu sebelum diusir dari tempat ini.
“Santai saja.” Ibuku tidak terdengar santai. “Ini Cuma tur orientasi. Dan ingat, Sayang, ini sekolah Paul. Jadi, kalau bisa jangan ... kau tahulah.”
“Menghancurkannya?”
“Iya.”
Paul Blofis, pacar ibuku, berdiri di depan gedung, menyambut calon-calon murid kelas sembilan saat mereka menaiki undakan. Dengan rambut kelabu keperakan, pakaian denim, dan jaket kulit, dia mengingatkanku pada seorang aktor TV, tapi dia cuma guru Bahasa Inggris. Dia berhasil meyakinkan Goode High School agar menerimaku di kelas sembilan meskipun aku telah dikeluarkan dari semua sekolah yang pernah kumasuki.

Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Titan's Curse

Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Titan's Curse
Rick Riordan - Percy Jackson & the Olympians - The Titan's Curse
Hari Jumat sebelum liburan musim dingin, ibuku me-ngemasiku tas untuk bermalam dan beberapa senjata berbahaya dan mengantarku menuju sekolah asrama baru. Kami menjemput teman-temanku, Annabeth dan Thalia, di tengah perjalanan.

Perjalanan memakan waktu delapan jam dari New York menuju Pelabuhan Bar, Maine. Hujan es dan salju berjatuhan menimpa jalan raya. Annabeth, Thalia, dan aku tak bertemu satu sama lain selama beberapa bulan ini, tapi di tengah badai salju dan berkecamuknya pikiran akan apa yang akan kami lakukan, kami terlalu tegang untuk mengobrol banyak. Kecuali bagi ibuku. Dia akan makin banyak mengoceh saat tegang. Pada saat kami akhirnya tiba di Asrama Westover, hari sudah gelap, dan ibu sudah menceritakan pada Annabeth dan Thalia semua kisah-kisah memalukanku di masa bayi.

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE SEA OF MONSTERS

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE SEA OF MONSTERS
Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE SEA OF MONSTERS
Mimpi burukku berawal seperti ini.
Aku sedang berdiri di jalanan sunyi di sebuah kota pantai kecil. Saat itu
tepat tengah malam. Badai menerjang. Dera angin dan hujan mencabik-cabik
deret pepohonan palem sepanjang trotoar. Bagunan semen merah jambu dan
kuning menjajari tepi jalan, jendela-jendelanya tertutupi papan. Satu blok di
depan, melewati semak-semak kembang sepatu, lautan tampak bergulung
ganas.
Florida, pikirku. Meski aku tak yakin bagaimana aku bisa tahu itu. Aku
tak pernah menginjakkan kakiku di Florida sebelumnya.
Kemudian aku mendengar suara derap kaki hewan menapaki jalan. Aku
menoleh dan melihat temanku Grover berlari terbirit-birit.
Betul, aku bilang derap kaki hewan.

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LIGHTNING THIEF

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LIGHTNING THIEF
Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LIGHTNING THIEF
Aku tak pernah ingin jadi anak blasteran.
Kalau kau membaca cerita ini karena menduga kau anak blasteran juga,
kunasihati nih: tutup buku ini sekarang juga. Pokoknya percayai saja apa
pun kebohongan yang diceritakan ayah-ibumu tentang kelahiranmu, dan
cobalah menjalani hidup normal.
Menjadi blasteran itu berbahaya. Menyeramkan. Sering bikin orang
terbunuh secara menyakitkan dan mengerikan.
Kalau kau anak normal, yang membaca ini karena menganggap ini fiksi,
bagus. Silakan baca terus. Aku iri denganmu, bisa percaya bahwa semua
peristiwa ini tak pernah terjadi.
Tapi, kalau kau mengenali dirimu di halaman-halaman ini—kalau kau
merasa sesuatu menggeliat dalam dirimu—cepat hentikan bacaanmu.
Mungkin saja kau sama seperti kami. Dan begitu kau menyadari itu, cuma
soal waktu saja sampai mereka juga merasakannya, dan mereka akan
memburumu.
Jangan bilang aku tak pernah memperingatkanmu.

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LAST OLYMPIAN

Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LAST OLYMPIAN
Rick Riordan - Percy Jackson the Olympians - THE LAST OLYMPIAN
Kiamat dimulai ketika seekor pegasus mendarat di kap mobilku.
Sampai saat itu, aku mengalami siang yang menyenangkan. Secara teknis
aku seharusnya nggak mengemudi. Karena aku baru menginjak umur enam belas
minggu depan, tapi ibuku dan ayah tiriku, Paul, mengajak temanku Rachel dan aku
ke bentangan pantai pribadi di Pesisir Selatan, dan Paul memperbolehkan kami
meminjam Prius-nya untuk keliling-keliling sebentar.
Nah, aku tahu yang kaupikirkan, Wah, dia bener-bener nggak bertanggung
jawab, bla, bla, bla, tapi Paul cukup mengenalku. Dia pernah melihatku menyayat
monster dan melompat dari sekolah yang meledak, jadi dia mungkin berpendapat
bahwa menyetir mobil beberapa ratus meter bukanlah hal paling berbahaya yang
pernah kulakukan.
Pokoknya, Rachel dan aku sedang berkendara. Saat itu hari di bulan Agustus
yang panas. Rambut merah Rachel diekor kuda dan dia memakai blus putih di atas
baju renangnya. Aku tidak pernah melihatnya mengenakan pakaian apa pun selain
kaos lusuh dan jins yang ketumpahan cat sebelumnya, dan dia kelihatan seperti
sejuta drachma emas.
“Oh, menepilah di sana!” dia memberitahuku.

Kumpulan Novel PDF Habiburrahman El-Shirazy

Kumpulan Novel PDF Habiburrahman El-Shirazy
Kumpulan Novel PDF Habiburrahman El-Shirazy
  1. Habiburrahman El-Shirazy - Ketika Cinta Bertasbih
  2. Habiburrahman El-Shirazy - Cinta Suci Zahrana
  3. Habiburrahman El-Shirazy - Bumi Cinta Karya
  4. Habiburrahman El Shirazy - Mahkota Cinta
  5. Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA
  6. Habiburrahman El-Shirazy - Pudarnya Pesona Cleopatra

Habiburrahman El-Shirazy - Ketika Cinta Bertasbih

Habiburrahman El-Shirazy - Ketika Cinta Bertasbih
Habiburrahman El-Shirazy - Ketika Cinta Bertasbih
Ketika cinta bertasbih artinya sebuah novel roman indonesia yang dikarang oleh habiburrahman el shirazy dan diterbitkan di tahun 2007 sang republika-basmallah. Film adaptasinya yg berjudul sama dirilis pada tahun 2009.

Azzam artinya seorang pemuda sederhana yang memilih buat menuntut ilmunya di kampus universitas al azhar, kairo. Azzam dikenal menjadi sosok yg tegas serta dewasa. Dia sangat memegang teguh prinsip-prinsip islam di kehidupan sehari-harinya. Di kalangan sahabat-temannya pun azzam sebagai panutan dan sosok yang bisa diandalkan.

Setelah bapaknya mangkat , sebagai anak tertua di keluarganya, dialah yg menanggung kehidupan keluarganya di solo. Oleh sebab itu, selain sebagai mahasiswa, beliau juga bekerja keras menjadi pembuat tempe dan bakso buat menghidupi mak serta adik-saudara termuda perempuannya di indonesia dan kehidupannya sendiri pada cairo. Bahkan azzam, rela meninggalkankuliahnya sementara waktu dan lebih berfokus untuk mencari rezeki. Meski terkadang ada rasa iri melihat teman-sahabat satu angkatannya yg telah terlebih dahulu lulus, bahkan terdapat yg hampir merampungkan s2-nya akan tetapi azzam segera sadar Bila beliau tak sama menggunakan teman-temannya yang lain. Azzam lebih dikenal menjadi tukang tempe di kalangan mahasiswa indonesia yang sedang kuliah di al azhar.

Azzam pula tak jarang mendapatkan undangan asal duta besar indonesia yang ada pada mesir buat memenuhi kebutuhan konsumsi pada acara-acara kebesaran. Jadi, selain populer di kalangan mahasiswa menjadi tukang tempe, azzam juga populer di kalangan para duta besar .

Saat bekerja itulah azzam mengenal sosok eliana. Eliana artinya sosok yang tepat secara fisik. Putri duta akbar , latif, serta keliru seorang lulusan universitas pada jerman. Akan tetapi, prinsip-prinsi keislaman yang azzam pegang teguh menghasilkan azzam bisa menepis perasaannya.

Saat bekerja pula azzam secara tidak sengaja bertemu menggunakan anna althafunnisa. Dialah wanita yang memikat hatinya dan hendak dia lamar. Namun, status sosialnya membuat azzam ditolak. Yang lebih mencengangkan azzam merupakan anna justru mendapatkan lamaran dair furqan, teman azzam sendiri yang memiliki status sosial lebih tinggi daripada azzam.

Pernikahan anna dan furqan berlangsung serta mereka hidup dengan baik. Begitu pula pada azzam, setelah anna menikah, ibunya menyuruh agar beliau segera mencari pasangan hayati, serta azzam pun mencari pendampingnya. Banyak perempuan yg telah dilamarnya, akan tetapi selalu ada saja yang tidak cocok buat dirinya, hingga suatu ketika lamaran diterima seseorang wanita dan hampir terjadi akad, harus terputus sebab suatu kecelakaan yg menyebabkan ibunya mangkat dan beliau lumpuh untuk beberpa saat yg cukup lama . Next

Selama 6 bulan anna serta furqan dalam kehidupannya yang baik saja, dan ketika itu juga korelasi mereka retak, furqan menceritakan pada anna bahwasanya beliau telah tak perjaka lagi sebelum menikah dengan anna serta dipastika terkena hiv dan sebab itu jua dia tidak pernah menyentuh anna, menjadi akibatnya akhirnya beliau terpaksa memberi kebebasan buat anna (cerai).

Kembalilah anna pada orang tuanya. Azzam yg lumpuh sesudah kecelakaan itu sudah sembuh mirip semula, beliau mendatangi kiai lutfi mohon donasi mencarikan jodoh yg tepat sesuai permintaan ibunya dulu. Kiai lutfi kemudian menceritakan seseorang perempuan yg dicerai suaminya sebab suatu hal dan perempuan itu masih perawan, yang dibutuhkan kiai lutfi sendiri agar bisa diterima azzam. Tanpa disadari azzam ia mendapatkan tawaran kiai lutfi, supaya mendapatkan wanita itu menjadi istrinya, azzam sangat senang begitu tahu jikalau wanita yg diceritakan itu artinya orang yang pernah dicintainya yaitu anna althafunnisa, begitu jua kebalikannya anna sangat suka karena ia jua menjadi istri berasal orang yg dulu sangat diharapkannya, atau cinta pertamanya.

Sehabis sebulan pernikahan anna memakai azzam, datang-datang furqan kembali menghubungi anna serta membawa rujukan, dan dia menceritakan bahwa dia tidak terkena hiv. Akan tetapi semua sudah terjadi anna dan azzam telah suka , serta mereka mendoakan supaya furqan menemukan pasangan hayati yg cocok buat nya.

Habiburrahman El-Shirazy - Cinta Suci Zahrana

Habiburrahman El-Shirazy - Cinta Suci Zahrana
Habiburrahman El-Shirazy - Cinta Suci Zahrana
Novel yang berjudul “Cinta Suci Zahrana” merupakan suatu hasil karya novelis nomor satu di Indonesia Habiburrahman El Shirazy setelah merampungkan novel yang bertajuk Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, dan Bumi Cinta. Melalui Novel ini, Kang Abik menceritakan seorang wanita yang sukses dalam pendidikan dan kariernya namun tidak dalam kehidupannya.

Dewi Zahrana merupakan seorang gadis yang sukses dalam hal pendidikan. Ia lulusan terbaik di Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Gajah Mada(UGM). Telah banyak prestasi yang ia ukir semasa kuliahnya. Dua bulan setelah diwisuda ia mendapat panggilan dari UGM untuk ikut mengajar. Ia ditwari menjadi asisten dosen. Ia segera menghadap Degan Fakultas Teknik. Dari Degan ia mendapat penjelasan bahwa ia akan diproyeksikan menjadi dosen dan akan dikirim ke Belanda untuk mengambil S2. Namun sayang, kedua orangtuanya tidak mengijinkan. Dengan berat hati Zahrana menolak tawaran tersebut karena ia lebih memilih membahagiakan kedua orangtuanya daripada asyik dengan kebahagiaannya sendiri. Karena prestasinya yang luar biasa Zahrana diterima sebagai dosen di Universitas Mangunkarsa.

Setelah setahun mengajar di Universitas Mangunkarsa, kedua orangtua Zahrana menawari putrinya menikah dengan anak seorang lurah. Pada saat itu Zahrana medapat beasiswa dari Dikti untuk melanjutkan kuliah S2 di ITB. Ia memilih melanjutkan kuliahnya. Ia beralasan kepada kedua orangtuanya jika menikah ia khawatir kuliahnya akan terganggu.

Di sisi lain, Pak Sukarman yang merupakan Dekan di fakultasnya diam-diam menaruh hati kepada Zahrana, ia bermaksud untuk melamarnya. Namun lamarannya ditolak karena perilakunya yang tidak bermoral. Setelah menolak lamaran Pak Karman, Zahrana memutuskan untuk mengundurkan diri dari Universitas Mangunkarsa. Taklama kemudian iapun sering mendapat teror keji yang masuk lewat HP nya.

Tak perlu waktu lama bagi Zahrana untuk mendapatkan pekerjaan baru. Ia diterima sebagai tenaga pendidik di STM Al Fatah Demak. Suatu siang ayahnya bertanya, mengapa Ia meninggalkan kampus dan memilih mengajar di STM Al Fatah yang gajinya lebih kecil. Ia menjawab karena ingin mencari ketenangan dan dekat dengan santri, selain itu dengan berada di lingkungan pesantren siapa tahu jodoh yang ia nantikan akan datang. Megingat usianya yang sudah mencapai tiga puluh empat tahun.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya orang yang Zahrana nanti-nantikan datang. Ia adalah Rahmad seorang penjual kerupuk yang dahulu menjadi santri di Pondok Pesantren Al Fatah sekaligus oarang yang sangat diandalkan oleh Pak Kyai. Rahmad merupakan seorang duda tak beranak karena istrinya meninggal dunia akibat demam berdarah. Setelah melihat Rahmad, Zahranapun setuju untuk menikah dengannya.

Rencananya dua minggu setelah lamaran akan dilangsungkan acara pernikahan, namun Allah berkehendak lain. Di malam menjelang akad nikah tepatnya pukul setengah tiga dini hari paman Rahmad mendatangi rumah Zahrana. Beliau mengabarkan bahwa Rahmad telah meninggal dunia karena tertabrak kereta api. Seketika Zahrana pingsan. Semua yang ada di rumah itu terpukul. Pada hari itu bukan upacara pernikahan yang digelar, namun upacara penguburan Rahmad. Di hari yang sama Pak Munajat ayah Zahrana meninggal dunia menyusul calon menantunya.

Beberapa waktu telah berlalu. Ini adalah penantian yang sangat panjang bagi Zahrana. Ia hampir putus asa karena tidak mendapat jodoh yang sesuai. Hingga suatu ketika, Zahrana mendapatkan cinta sucinya. Seorang pria yang usianya terpaut lima tahun lebih muda darinya. Ia adalah mahasiswa yang dulu pernah Zahrana bimbing dalam mengerjakan skripsinya. Pamuda itu bernama Hasan. Setelah lulus S1 dari Universitas Magunkarsa Hasan memutuskan untuk meninang Zahrana. Zahrana menerima pinangannya. Kemudian malam harinya Hasan melangsungkan acara ijab qobul dengan Zahrana.

Habiburrahman El-Shirazy - Bumi Cinta Karya

Habiburrahman El-Shirazy - Bumi Cinta Karya
Habiburrahman El-Shirazy - Bumi Cinta Karya
Apa jadinya, jika seorang santri salaf, bernama Muhammad Ayyas, hidup di negeri paling menjunjung tinggi seks bebas dan pornografi, yaitu Rusia? Akankah iman dan kehormatannya dipertaruhkan demi memenuhi hasrat duniawi nonik nonik muda Moskwa, yang kecantikannya tiada tara?

Habiburrahman El Shirazy - Mahkota Cinta

Habiburrahman El Shirazy - Mahkota Cinta
Habiburrahman El Shirazy - Mahkota Cinta
Mata pemuda itu memandang ke luar jendela. Lautan
terhampar di depan mata. Ombak seolah menari-nari
riang. Sinar matahari memantul-mantul keperakan. Dari
karcis yang ia pegang, ia tahu bahwa feri yang ia
tumpangi bernama Lintas Samudera. Tujuan feri yang
bertolak dari pelabuhan Batam itu adalah pelabuhan Johor
Bahru.
Ia memejamkan mata seraya meneguhkan hatinya.
Ia meyakinkan dirinya harus kuat. Ya, sebagai lelaki ia
harus kuat. Meskipun ia merasa kini tidak memiliki siapa- siapa
lagi. Bagi seorang lelaki cukuplah keteguhan hati
menjadi teman dan penenteram jiwa.
la kembali menegaskan niat, bahwa ia sedang
melakukan pengembaraan untuk mengubah takdir.
Mengubah nasib. Seperti saran Pak Hasan, ia harus berani
berhijrah dari satu takdir Allah ke takdir Allah lain yang
lebih baik. Feri Lintas Samudera terus melaju ke depan.
Singapura semakin dekat di depan, dan Batam semakin
jauh di belakang. Namun, Lintas Samudera tidak hendak
menuju Singapura, tapi menuju pelabuhan Johor Bahru,
Malaysia.
"Baru pertama ke Malaysia ya Dik?" tanya perempuan
muda yang duduk di sampingnya. Perempuan itu
memakai celana jin putih dan jaket ketat biru muda.
Rambutnya diikat kucir kuda. Ia menaksir usia
perempuan itu sekitar tiga puluhan lebih.
"Iya Mbak. Mbak juga yang pertama?" jawabnya
balik bertanya.
"Tidak. Saya sudah empat tahun di Malaysia."
"Berarti sejak tahun 2000 ya Mbak."
"Tidak. Sejak awal 2001."
"Kerja ya Mbak?"
"Iya Dik. Kalau adik, mau kerja? Atau mau sekolah?"

Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA

Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA
Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA
KOTA KUFAH terang oleh sinar purnama. Semilir angin yang bertiup dari utara membawa hawa sejuk.
Sebagaian rumah telah menutup pintu dan jendelanya. Namun geliat hidup kota Kufah masih terasa.
Diserambi masjid Kufah, seorang pemuda berdiri tegap menghadap kiblat. Kedua matanya memandang
teduh ke tempat sujud. Bibirnya bergetar melantunkan ayat‐ayat suci Al‐Quran. Hati dan seluruh
gelegak jiwanya menyatu dengan Tuhan, Pencipta alam semesta. Orang‐orang memanggilnya “Zahid”
atau “Si Ahli Zuhud”, karena kezuhudznnya meskipun ia masih muda. Dia dikenal masyarakat sebagai
pemuda yang paling tampan dan paling mencintai masjid di kota Kufah pada masanya. Sebagian besar
waktunya ia habiskan di dalam masjid, untuk ibadah dan menuntut ilmu pada ulama terkemuka kota
Kufah. Saat itu masjid adalah pusat peradaban, pusat pendidikan, pusat informasi dan pusat perhatian.
Pemuda itu terus larut dalam samudera ayat Ilahi. Setiap kali sampai pada ayat‐ayat azab, tubuh
pemuda itu bergetar hebat. Air matanya mengalir deras. Neraka bagaikan menyala‐yala dihadapannya.
Namun jika ia sampai pada ayat‐ayat nikmat dan surga, embun sejuk dari langit terasa bagai mengguyur
skujur tubuhnya. Ia merasakan kesejukan dan kebahagiaan. Ia bagai mencium aroma wangi para
bidadari yang suci.
Tatkala sampai pada surat Asy Syams, ia menagis,
“fa alhamaha fujuuraha wa taqwaaha.
qad aflaha man zakkaaha.
wa qad khaaba man dassaaha
…”
(maka Allah mengilhamkan kepada jiwa yang itu jalan kefasikan dan ketaqwaan,
sesungguhnya, beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya
….)
Hatinya bertanya‐tanya. Apakah dia termasuk golongan yang mensucikan jiwanya? Ataukah golongan
yang mengotori jiwanya? Dia termasuk golongan yang beruntung, ataukah yang merugi?
Ayat itu ia ulang berkali‐kali. Hatinya bergetar hebat. Tubuhnya berguncang. Akhirnya ia pingsan.

Habiburrahman El-Shirazy - Pudarnya Pesona Cleopatra

Pudarnya Pesona Cleopatra - Habiburrahman El-Shirazy
Pudarnya Pesona Cleopatra - Habiburrahman El-Shirazy
Tak terasa airmataku mengalir, dadaku sebak kerana rasa terharu yang teramat sangat.

Tangisanku mulai gugur dalam isak tangisanku, semua kebaikan Raihana yang selama ini mulai terbayang di benak fikiranku.

Wajahnya yang teduh bagaikan baby face, pengorbanan serta pengabdiannya yang tiada putusnya, dengan suaranya yang lembut, tangisannya yang mengalirkan perasaan haru dan cinta.

Benar cinta itu datang dalam keharuan yang aku rasakan.

Di saat keharuan yang aku rasai, ada hawa sejuk yang turun dari langit dan menusuk masuk dalam jiwaku.

Pada ketika itu, pesona terhadap kecantikan Cleopatra mulai pudar...

Segera ku kejar waktu untuk membuktikan cintaku pada Raihana.

Membuktikan rinduku yang tiba-tiba memenuhi set iap rongga dada ini.

Air mat aku berderai-derai ku pecut laju kenderaan ku dengan diringi deraian air mata yang tiada hentinya membasahi setiap perjalanan ku pada saat itu aku tak peduli lagi, aku ingin segera sampai dan meluahkan semua rasa cinta ini padanya yang berhati mulia.

Begitu sampai di halaman rumah mertua, tangisan ku sudah tidak dapat ditahan lagi.

Ku tahan jua sambil menarik nafas panjang dan mengusap air mata yang gugur.

Melihat kedatangan ku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis terisak-isak.


Aku jadi hairan dan ikut sama menangis.

"Mana Raihana bu?"

Ibu mertua hanya menangis dan terus menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang terjadi.

"Isterimu, Raihana dan anakmu yang dalam kandungannya!"
"Ada apa dengan dia!"

Kumpulan Novel Gajah Mada PDF

Kumpulan Novel Gajah Mada PDF
Kumpulan Novel Gajah Mada PDF
  • Gajah Mada 5 - Madakaripura Hamukti Moksa
  • Gajah Mada 4 - Perang Bubat
  • Gajah Mada 3 - Hamukti Palapa
  • Gajah Mada 2 - Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara
  • Gajah Mada 1

Gajah Mada 5 - Madakaripura Hamukti Moksa

Gajah Mada 5 - Madakaripura Hamukti Moksa
Gajah Mada 5 - Madakaripura Hamukti Moksa
Dengan kebebasan yang aku miliki, aku bisa berada di mana pun dalam waktu lama tanpa terganggu oleh keinginan pulang. Lebih dari itu, aku berharap apa yang kulakukan itu akan menyempurnakan pilihan akhir hidupku dalam semangat hamukti moksa.

Biarlah orang mengenangku hanya sebagai Gajah Mada yang tanpa asal-usul, tak diketahui siapa orang tuanya, tak diketahui di mana kuburnya, dan tak diketahui anak turunnya. Biarlah Gajah Mada hilang lenyap, moksa tidak diketahui jejak telapak kakinya, murca berubah bentuk menjadi udara.

***

Sepeninggal Gajah Mada, Majapahit dilanda berbagai persoalan. Tanpa Gajah Mada Negara-negara yang dinaungi oleh payung kerajaan Majapahit itu tak lagi takut memeperjuangkan kemerdekaan. Sehingga intrik antara kekuasaan dan politik sepeninggal Gajah Mada merubah haluan kerajaan yang selama ini tak terbendung laju oleh sang waktu.

Gajah Mada mungkin bisa merubah semua ini... atau berhenti karena kodratinya. Buku ini coba menggali kembali puncak kejayaan yang pernah ada, dari tiada menjadi ada, lalu kembali menjadi tiada. Begitulah yang bakal terus terjadi. Gajah Mada dengan segala romantika dan figurnya merefleksikan betapa tidak ada manusia yang sempurna, walau seorang Gajah Mada sekalipun. Kehidupan tidak berhenti pada suatu titik tetapi berputar dibawah kendali dan kerendahan hati.

Gajah Mada 4 - Perang Bubat

Gajah Mada 4 - Perang Bubat
Gajah Mada 4 - Perang Bubat
Dyah Pitaloka Citraresmi tersudut karena tidak mampu mengelak dari pinangan yang diajukan Raja Hayam Wuruk. Dyah Pitaloka mau menerima pinangan Prabu Hayam Wuruk dengan catatan bahawa dirinyalah nanti yang akan diangkat menjadi raja menggantikan ayahandanya. Syarat itu ternyata dipenuhi.

Namun, Dyah Pitaloka yang telah terlanjur jatuh cinta kepada Saniscara mendapati sosok itu ternyata hanyalah seorang laki-laki pengecut yang tidak mau bertindak dan hanya kebingungan saat Sekar Kedaton Sunda Guluh itu mempersembahkan jiwa dan raganya.

Gajah Mada 3 - Hamukti Palapa

Gajah Mada 3 - Hamukti Palapa
Gajah Mada 3 - Hamukti Palapa
"Untuk Mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar." ucap Gajah Mada dengan suara amat lantang. "Untuk mewujudkan mimpi kita semua, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjugpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, samana ingsun amukti palapa."

Senyap pendapa Bale Manguntur mendengar sumpah yang disaksikan matahari yang panas menggila. Semua orang masih terpesona pada jejak sumpah mengerikan yang diucapkan Gajah Mada. Sumpah itu memang layak disebut mengerikan. Entah dengan cara bagaimana Gajah Mada bisa menanggungnya. Sumpah itu terlampau mengerikan bagi sahabat Gajah Mada karena betapa keras kerja yang harus dilakukan untuk mewujudkannya.

"Novel sejarah ini disajikan dengan sangat menarik, tidak hanya terpaku pada biografi Gajah Mada tetapi secara komprehensif juga menggambarkan situasi yang berkembang pada zaman Majapahit."
- A. Adaby Darban. Ketua Jurusan Ilmu Sejarah UGM

***

Sejarah kebesaran Majapahit pada dasarnya identik dengan sepak terjang Mahapatih Gajah Mada, yang ia mulai dari sejak dikumandangkannya Sumpah Hamukti Palapa.

Dari sumpah yang ketika dikumandangkan dilecehkan oleh beberapa pejabat Majapahit, Gajah Mada bekerja keras membangun kekuatan prajurit, terutama armada angkatan laut. Negara Majapahit pun kemudian berubah menjadi negara yang besar dan berwibawa.

Gajah Mada 2 - Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara

Gajah Mada 2 - Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara
Gajah Mada 2 - Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara
"Bagaskara Manjer Kawuryan? Siapakah orang yang mencoba bermain-main denganku menggunakan nama yang semestinya terkubur bersama kematian Ra Tanca? Gajah Mada meletupkan rasa penasarannya dalam hati.

Sembilan tahun sejak pemberontakan Ra Kuti, baru diketahui orang yagn berada di balik nama itu adalah Ra Tanca. Setelah Ra Tanca mati, kini tiba-tiba ada orang lain yang menggunakan nama itu. Pemahaman terhadap kata sandi Bagaskara Manjer Kaquryan sangat terbatas dan nyaris terkubur oleh waktu yang telah bergerak sembilan tahun lamanya. namun, ternyata di luar sana, entah siapa, setidaknya ada orang yang tahu makna kata sandi itu. Di balik penampilannya yang aneh, menunggang kuda putih, mengenakan jubah berwarna putih, dan menyembunyikan wajah di balik topeng, orang itu megnetahui banyak hal, mengethui adanya kata sandi Bagaskara Manjer Kawuryan.

"Buku ini punya kekuatan yang sangat menjebak, menyajikan penuntasan yang mengejut. Saya berpendapat, semua kalangan dari berbagai disiplin ilmu layak membacanya."
Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd., Guru Besar Sejarah Indonesia UNS

***

Setelah Jayanegara mati, hanya ada dua calon yang salah satunya pasti diangkat menjadi prabu putri. Mereka adalah Sri Gitaraja dan Dyah Wiyat. Masalahnya, para Sekar Kedaton itu memiliki calon suami yang juga memiliki pendukung.

Raden Cakradara, calon suami Sri Gitarja dan Raden Kudamerta, calon suami Dyah Wiyat. Siapa saja mereka dan bagaimana intrik di antara kemelut takhta angkara yang harus ditelusuri Gajah Mada?

Rick Riordan -The Heroes of Olympus 5 - Blood of Olympus

Rick Riordan -The Heroes of Olympus 5 - Blood of Olympus
Rick Riordan -The Heroes of Olympus 5 - Blood of Olympus
Para raksasa bangkit, menyebar di sepenjuru dunia. Mereka mengumpulkan bara tentara dewa-dewi yang terbuang dan para monster yang rela menghancurkan demigod. Mereka memburu darah dua demi membangkitkan Gaea, sang Ibu Bumi.

Ketujuh demigod pemegang ramalan berusaha bertahan hidup dari serangan serta menyatukan Perkemahan Jupiter dan Perkemahan Blasteran. Mereka bahkan tak bisa mengharapkan bantuan para dewa.

Waktu yang dimiliki Percy dan kru Argo II tidak banyak. Pembagian tugas dilakukan, peran masing-masing ditentukan. Mereka harus bergegas mencegah kebangkitan Gaea, dalam sebuah pertarungan hidup dan mati.

Novel Gajah Mada

Novel Gajah Mada
Novel Gajah Mada
Damai yang senantiasa menyelimuti tiba-tiba koyak. Lepas pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena genderang perang membangunkan isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku, para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra Kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan, dan penjarahan. Kemegahan bumi Wilwatika seketika porak-poranda. Akan tetapi, tetes darah, keringat, dan air mata Gajahmada serta pasukan Bhayangkara akhirnya mampu mengembalikan kehormatan dan mempersembahkan kejayaan yang bakal terus dikenang oleh sejarah.

***

Gajah Mada telah mendapat informasi penting tentang akan adanya makar. Telik sandi tak dikenal terus menyalurkan beberapa keterangan penting dengan menggunakan kata sendi hingga Gajah Mada dan pasukan Bhayangkaranya yang hanya berjumlah tak lebih dari dua puluh orang, berhasil menyelamatkan Raja yang terus diburu. Gajah Mada harus menyelamatkan Jayanegara hingga ke Bedander (Bojonegoro).

Gajah Mada dan pasukan Bhayangkara selanjutnya menyerang balik dan berhasil mengjungkalkan Ra Kuti dari dhampar yang bukan haknya.

Ayu Utami - Bilangan Fu

Ayu Utami - Bilangan Fu
Ayu Utami - Bilangan Fu
Almari
Taruhan. Kau pasti enggan percaya jika kubilang padaku ada sebuah stoples selai berisi sepotong ruas kelingking. Kudapat dari menang bertaruh. Aku tidak gandrung pada benda itu: botol gelas berisi buku berkuku yang mengapung di air for- malin. Pacarku Marja membencinya sampai ia pergi. Katanya, kaca tebal dan cembung membuat efek akuarium. Kelingking itu jadi tampak bagai seekor balakutak. Kukunya yang ungu adalah mata memar, memergokinya setiap kali dia melirik ke sana. Kubilang, kalau takut ya jangan kau menoleh kepadanya. Aku sendiri menikmati kelingking itu sebagai salah satu koleksi benda yang kudapat dari menang taruhan.
Pada dinding kamar kosku ada sebuah almari. Kuper­sem- bahkan untuk menampung kenang-kenangan, cenderamata menang taruhan. Isinya kebanyakan barang tak berharga. Ke- lingking itu, misalnya, tak ada gunanya bagiku. Di sebelah­nya telah kutata pula sebilah iga manusia, melengkung bagai pe- dang, dengan satu pasak salib nisan terbuat dari granit hitam. Meski kasihku akhirnya pergi juga, sesungguhnya tiga benda pustaka-indo.blogspot.com itu sajalah yang membikin dia jeri. Sisa koleksi tidak membuat aku tampak seperti manusia gothik. Aku bukan karakter dari cerita Alfred Hitchcock yang telah klasik. Aku hanya manusia yang mengabdi pada hobiku. Aku adalah seorang pemanjat dan petaruh. Begitu saja.

Ayu Utami - Cerita Cinta Enrico

Ayu Utami - Cerita Cinta Enrico
Ayu Utami - Cerita Cinta Enrico
Belantara
Inilah ingatan pertamaku dalam hidup: sebuah pohon maha besar. Aku memandang pohon raksasa itu, teduh dan menjulang di hadapanku, dan satu-satunya yang kurasakan adalah takjub. Tak ada yang lain. Aku berada dalam gendong- an dan kami berjalan mengitari batangnya, yang amat sangat lebar, untuk berbelok ke sebuah arah. Setelah itu aku tak ingat lagi. Setelah itu yang ada hanya pengetahuan yang kudapat dari cerita yang sepenggal-sepenggal.

Ayu Utami - Lalita

Ayu Utami - Lalita
Ayu Utami - Lalita
Sandi Yuda menamainya "momen autis". Ia mengira hanya lelaki muda yang mengalaminya. Momen-momen yang meng- asingkan ia dari kota, sedemikian rupa sehingga ia nyaris tidak memahaminya lagi.
Lihatlah Jakarta. Betapa kota ini memiliki warna aneh. Warna yang membikin sesak nafasmu. Kuning-oranye keabu- abuan. Seperti potret tahun enampuluhan. Yuda berada di koridor rumah sakit sekarang. Ia melihat rambang asap pada wajah para pasien yang mengantre, juga orang-orang yang mengantar. Begitu kusam. Ia melangkah melawan arus di lorong rumah sakit Angkatan Darat itu. Jam besuk. Orang- orang berdatangan. Tapi, ia justru baru saja meninggalkan te - mannya, seorang perwira pasukan komando yang masih kehi - langan ingatan akibat suatu kecelakaan yang mereka alami dalam suatu ekspedisi pribadi yang konyol: memburu jimat di sebuah candi yang sedang digali.

Kumpulan Novel PDF E.L James - Fifty Shades

Kumpulan Novel PDF Fifty Shades - E.L James
Kumpulan Novel PDF Fifty Shades - E.L James
  1. E.L James - Fifty Shades Freed
  2. E.L James - Fifty Shades Darker
  3. E.L James - Fifty Shades Of Grey

E.L James - Fifty Shades Freed

E.L James - Fifty Shades Freed
E.L James - Fifty Shades Freed
Prolog
Ibu! Ibu! Ibu sedang tidur di lantai. Dia sudah tertidur lama sekali. Aku mengusap rambutnya karena
dia menyukainya. Dia tidak bangun. Aku mengguncangnya. Ibu! Perutku sakit. Aku lapar. Laki-laki itu
tidak ada disini. Aku haus. Di dapur aku menarik kursi ke bak cuci dan aku minum. Airnya memercik
ke switer biruku. Ibu masih tetap tertidur.
Ibu bangun! Dia masih terbaring. Tubuhnya dingin. Aku mengambil selimutku, dan kututupi ibu, dan
aku berbaring disebelahnya pada permadani hijau yang lengket. Ibu masih saja tertidur. Aku punya dua
mainan mobil-mobilan. Mereka berpacu dilantai di tempat ibu tertidur. Aku pikir ibu sedang sakit. Aku
mencari sesuatu untuk dimakan.
Di lemari pendingin aku menemukan kacang polong. Kacang polongnya dingin. Aku memakannya
pelan-pelan. Mereka membuat perutku sakit. Aku tidur disebelah ibu. Kacang polongnya habis. Di
kulkas ada sesuatu lagi. Baunya aneh. Aku menjilatnya dan lidahku tersangkut pada benda itu. Aku
memakannya perlahan. Rasanya menjijikkan.
Aku meminum beberapa teguk air. Aku bermain dengan mobilku, dan aku tidur di samping Ibu. Ibu
kedinginan dan dia tidak mau bangun. Pintu terbuka dengan dentuman keras. Aku menutupi ibu dengan
selimutku. Laki-laki itu disini. Sialan. Apa yang sedang terjadi disini? Oh, perempuan jalang gila sialan
itu. Brengsek. Sial. Pergi dariku, kamu anak kecil sialan. Dia menendangku, dan kepalaku terbentur ke
lantai. Kepalaku sakit. Dia menelepon seseorang lalu pergi.
Dia mengunci pintu. Aku berbaring di sebelah ibu. Kepalaku sakit. Polisi perempuan itu disini. Tidak.
Tidak. Tidak. Jangan sentuh aku. Jangan sentuh aku. Jangan sentuh aku. Aku terdiam disebelah ibu.
Tidak. Menjauh dariku. Polisi perempuan itu mengambil selimutku, dan dia menangkapku. Aku
berteriak. ibu! Ibu! Aku mau ibuku. Kata-kata itu hilang. Aku tidak bisa mengatakannya apapun. Ibu
tidak bisa mendengarku. Aku tidak bisa bicara.
“Christian! Christian!” suaranya mendesak, menariknya kedalaman mimpi buruknya, kedalaman rasa
putus asanya. “Aku disini. Aku disini.”
Dia bangun dan wanita itu membungkuk mendekat padanya, dia menggenggam bahunya,
mengguncangnya, wajahnya menggoreskan kepedihan yang mendalam, mata birunya terbuka lebar dan
penuh dengan airmata.
“Ana,” suaranya merupakan bisikan yang terengah-engah. Rasa takut menodai mulutnya. “Kau disini.”
“Tentu saja aku disini.”
“Aku bermimpi...”
“Aku tahu. Aku disini, aku disini.”
“Ana.” Dia bernafas sambil menyebutkan namanya, dan ini merupakan jimat untuk melawan kegelapan
yang mencekik yang memburu melalui tubuhnya.
“ssstt sudahlah, aku disini.” wanita itu meringkuk didekatnya. Tungkainya mengempompongi dirinya,
kehangatannya seperti melekat pada tubuhnya, memaksa mundur bayangannya kembali kebelakang,
memaksa mundur ketakutannya.
Dia adalah sianr mataharinya, dia adalah cahaya... dia adalah miliknya.
“Kumohon jangan bertengkar.” Suaranya serak saat dia membungkus kakinya di sekitar tubuh wanita
itu.
“Okay.”
“Sumpah itu. Untuk tidak mematuhi. Aku bisa melakukannya. Kita akan menemukan caranya.”
kata itu keluar terburu-buru dari mulutnya dalam emosi yang bergulung-gulung dan kebingungan serta
kegelisahan.
“Ya. Kita pasti akan menemukan. Kita pasti akan menemukan caranya,” bisik wanita itu dan bibirnya
menyatu pada bibir pria itu, membungkamnya, membawanya kembali ke saat sekarang.
***

E.L James - Fifty Shades Darker

E.L James - Fifty Shades Darker
E.L James - Fifty Shades Darker
Dia sudah pulang. Mama tidur atau ia mabuk lagi.

Aku bersembunyi dan meringkuk kecil di bawah meja di dapur. Melalui
jariku, aku dapat melihat mama. Ia tertidur di sofa. Tangannya di atas
karpet hijau yang lengket, dan dia memakai sepatu bot besarnya dengan
gesper mengkilap dan berdiri diatas mama sambil berteriak padanya.

Dia memukul mama dengan ikat pinggangnya. Bangun! Bangun! Kau
perempuan jalang sialan. Kau perempuan jalang sialan. Kau perempuan
jalang sialan. Kau perempuan jalang sialan. Kau perempuan jalang sialan.
Kau perempuan jalang sialan.

Mama membuat suara terisak-isak. Berhenti. Tolong berhenti. mama tidak
menjerit. Mama meringkuk kecil.

Aku menaruh jari-jariku di telingaku, dan aku menutup mata. Suara jadi
berhenti.

Dia berbalik dan aku bisa melihat sepatu botnya saat dia menuju ke dapur.
Dia masih memegang ikat pinggang. Dia mencoba untuk menemukanku.

Dia membungkukkan badan dan menyeringai. Dia berbau memuakkan.
Rokok dan minuman. Di situ kau ternyata, bajingan cilik.

Sebuah ratapan dingin membangunkannya. Ya tuhan! Dia bersimbah
keringat dan jantungnya berdebar sangat keras. Apa-apaan ini? Ia duduk
tegak di tempat tidur dan menaruh kepala di tangannya. Persetan. Mereka
kembali. Suara berisik itu ternyata aku sendiri. Ia mengambil napas dalam
memantapkan diri, mencoba untuk membersihkan pikiran dan lubang
hidungnya dari bau bourbon murahan dan rokok Camel yang apek.

E.L James - Fifty Shades Of Grey

E.L James - Fifty Shades Of Grey
E.L James - Fifty Shades Of Grey
Aku menggerutu dengan frustrasi pada diri sendiri didepan cermin. Sialan rambutku - susah untuk ditata, dan sialan Katherine Kavanagh karena sakit dan memilih aku untuk cobaan ini. aku harus belajar untuk ujian akhirku, yang mana minggu depan, namun di sini aku mencoba untuk menyikat rambutku agar mau menurut. Aku tidak mau tidur ketika rambutku basah. Aku tidak mau tidur ketika rambutku basah. Membaca mantra ini beberapa kali, aku mencoba, sekali lagi, untuk bisa dirapikan dengan sisir. Aku memutar mata dengan geram dan menatap pada gadis pucat berambut cokelat dengan mata biru yang terlalu besar untuk wajahnya, menatap ke arahku, dan menyerah. Satu-satunya pilihanku adalah untuk menahan rambut bandelku menjadi poni dan berharap bahwa aku kelihatan setengah rapi.

Kate adalah teman sekamarku, dan dia telah memilih hari ini dari semua hari yang lain untuk menyerah pada flu. Oleh karena itu, dia tidak bisa melakukan wawancara yang sudah dia rencanakan, dengan seorang taipan mega-Industrialis yang aku belum pernah dengar, untuk koran mahasiswa. Jadi aku telah mengajukan diri. aku punya ujian akhir untuk diselesaikan, satu esai yang harus selesai, dan aku seharusnya bekerja siang ini, tetapi tidak - hari ini aku harus menyetir seratus enam puluh lima mil ke pusat kota Seattle dalam rangka bertemu dengan CEO misterius dari Grey Enterprises Holdings Inc. Sebagai seorang pengusaha luar biasa dan penyumbang dana utama Universitas kami, waktunya sangat berharga. Jauh lebih berharga dari waktuku - tapi dia telah menyetujui Kate untuk wawancara. Sebuah kudeta nyata, dia memberitahuku. Sialan kegiatan ekstra kurikulernya.

Emma Chase - Tangled

Emma Chase - Tangled
Emma Chase - Tangled
Sinopsis:

"Drew Evans adalah bankir investasi jagoan. Pria tampan dan angkuh yang
menjadi anak emas di perusahaan ayahnya dan juga salah satu playboy
paling terkenal di kota New York. Ia punya teman setia dan keluarga yang
memanjakan. Jadi kenapa Drew menutup diri di apartemennya selama tujuh
hari, sangat tertekan dan depresi?

Drew akan memberitahu kalian kalau ia terserang flu.
Tapi kita semua tahu kalau itu tidak sepenuhnya benar.

Katherine Brooks seorang wanita brilian, cantik dan ambisius. Dia menolak
untuk membiarkan apapun - atau siapapun - menggelincirkan jalannya
menuju sukses. Ketika Kate diterima bekerja di perusahaan investasi
perbankan milik ayah Drew, semua aspek kehidupan mempesona sang
playboy berada dalam kekacauan. kompetisi profesional yang Kate berikan
sungguh mengerikan, ketertarikan Drew padanya sangat mengganggu,
kegagalannya untuk memikat Kate ke tempat tidurnya begitu menjengkelkan.

Lalu, saat Drew berada pada puncak untuk memiliki segala yang ia
inginkan, kepercayaan diri yang berlebihan malah mengancam merusak
segalanya. Akankah ia bisa mengurai perasaan nafsu dan kehangatan,
frustrasi dan kepuasan? Akankah ia akan bangkit untuk menghadapi
tantangan terpenting dalam hidupnya? Dapatkah Drew Evans mendapatkan
cintanya?

Tangled bukanlah roman biasa, novel ini dinarasikan secara cerdas dan lucu
tentang gairah tidak senonoh dari seorang pria yang merasa tahu banyak
tentang wanita...meskipun sebenarnya tidak sebanyak seperti yang ia
pikirkan. Saat ia menceritakan kisahnya, Drew belajar satu hal yang tidak
pernah ia dambakan dalam hidupnya, juga satu-satunya hal yang membuat
ia tidak bisa hidup tanpanya."

Billy Homario - Love Me Twice

Billy Homario - Love Me Twice
Billy Homario - Love Me Twice
DI TAMAN BUNGA

MATAHARI akan tenggelam beberapa saat lagi. Dua
anak kecil terlihat sedang duduk di kursi, di bawah
pohon.
"Aku mau pergi lho!" kata anak kecil yang cowok.
"Pergi? Pergi ke mana? Mau pergi jauh, ya? Ah, kamu
pasti bercanda," ujar anak kecil satunya lagi, cewek.
"Enggak. Aku gak bercanda," kata anak cowok itu
dengan raut wajah serius.
"Emangnya kamu mau ke mana?"
"Aku mau ke Kanada. Aku SMP di sana."
DEG!
Jantung anak cewek itu seakan berhenti berdetak.
Setelah larut dalam kebisuan selama lima menit, anak
cewek itu mulai bicara lagi, walaupun dengan suara
bergetar.
"Kamu beneran mau pergi?"
Yang ditanya mengangguk. Perasaannya juga sedih.
Anak cewek itu kemudian melepaskan kalung emas
putih berliontin merpati dari lehernya.
"Ini buat kamu," kata anak cewek itu yang kemudian
mengalungkan kalung itu di leher temannya.

Kumpulan Novel PDF Raditya Dika

Kumpulan Novel PDF Raditya Dika
Kumpulan Novel PDF Raditya Dika
  1. Raditya Dika - Ubur-ubur Lembur
  2. Raditya Dika - Radikus makan kakus
  3. Raditya Dika - Manusia Setengah Salmon
  4. Raditya Dika - marmut merah jambu
  5. Raditya Dika - Komik kambing jantan
  6. Raditya Dika - Koala Kumal
  7. Raditya Dika - Kambing Jantan
  8. Raditya Dika - Cinta brontosaurus
  9. Raditya Dika - Babi Ngesot

Raditya Dika - Ubur-ubur Lembur

Raditya Dika - Ubur-ubur Lembur
Raditya Dika - Ubur-ubur Lembur

Hal kedua yang gue nggak sempat kasih tahu Iman: jadi orang yang dikenal publik harus tahan dengan asumsi-asumsi orang. Misalnya, orang-orang penuh dengan asumsi yang salah. Gue kurusan dikit, dikomentarin orang yang baru ketemu, ‘Bang Radit, kurusan, deh. Buat film baru, ya?’ Gue geleng, ‘Enggak.’ Gue bilang, ‘Emang lagi diet aja.’ Dia malah balas bilang, ‘Ah, bohong! Paling abis putus cinta, kan?’

Giliran gue potong rambut botak, ada orang yang ketemu gue di mall nanya, ‘Wah botak sekarang? Lagi shooting Tuyul dan Mbak Yul Reborn, ya, Bang?’ Kalau udah gitu gue cuma terkekeh sambil jawab, ‘Enggak, lagi cosplay jadi kacang Sukro, nih.’

*****

Ubur-ubur Lembur adalah buku komedi Raditya Dika. Bercerita tentang pengalamannya belajar hidup dari apa yang dia cintai, sambil menemukan hal remeh untuk ditertawakan di sepanjang perjalanan.

Seluruh bab di dalamnya diangkat dari kisah nyata.


Raditya Dika - Radikus makan kakus

Raditya Dika - Radikus makan kakus
Raditya Dika - Radikus makan kakus
...
Beberapa menit kemudian kelas dimulai. Kayaknya ngajar kelas 1 SMP bakalan jadi living hell. Baru masuk aja udah berisik banget.

'Selamat siang, saya Dika,' gue bilang ke kelas 1 SMP yang baru gue ajar ini. 'Saya guru untuk pelajaran ini.'
'Siang, Pak!' kata anak cewek yang duduk di depan.
'Jangan Pak. Kakak aja,' kata gue sok imut. Gue lalu mengambil absensi dan menyebutkan nama mereka satu per satu.
'Sukro,' gue manggil.
'Iya, Kak.' Sukro menyahut.
'Kamu kacang apa manusia?'
'Hah? Maksudnya?'
'Engga, habis namanya Sukro, kayak jenis kacang,' kata gue, kalem. 'Oke, kacang apa manusia?'
'Ma-manusia, Kak.'
'KURANG KERAS!' Gue menyemangatinya.
'MANUSIA, KAK!'

Satu kelas hening.

RADIKUS MAKANKAKUS: Bukan Binatang Biasa adalah buku ketiga Raditya Dika (setelah Kambingjantan dan Cinta Brontosaurus) berisi pengalaman-pengalaman pribadi Raditya Dika sendiri yang bego, tolol, dan cenderung ajaib.
Simak kisah Raditya Dika jadi badut Monas sehari, ngajar bimbingan belajar, dikira hantu penunggu WC, sampai kena kutuk orang NTB.

Penulis Indonesia, tidak pernah segoblok ini.

Raditya Dika - Manusia Setengah Salmon

Raditya Dika - Manusia Setengah Salmon
Raditya Dika - Manusia Setengah Salmon
Nyokap memandangi penjuru kamar gue. Dia diam sebentar, tersenyum, lalu bertanya, ‘Kamu takut ya? Makanya belom tidur?’
‘Enggak, kenapa harus takut?’
‘Ya, siapa tahu rumah baru ini ada hantunya, hiiiiii...,’ kata Nyokap, mencoba menakut-nakuti.
‘Enggak takut, Ma,’ jawab gue.
‘Kikkikikiki.’ Nyokap mencoba menirukan suara kuntilanak, yang malah terdengar seperti ABG kebanyakan ngisep lem sewaktu hendak photobox. ‘Kikikikikiki.’
‘Aku enggak ta—’
‘KIKIKIKIKIKIKIKI!’ Nyokap makin menjadi.
‘Ma,’ kata gue, ‘kata orang, kalo kita malem-malem niruin ketawa kuntilanak, dia bisa dateng lho.’
‘JANGAN NGOMONG GITU, DIKA!’ Nyokap sewot. ‘Kamu durhaka ya nakut-nakutin orang tua kayak gitu! Awas, ya, kamu, Dika!’
‘Lah, tadi yang nakut-nakutin siapa, yang ketakutan siapa.’

*****

Manusia Setengah Salmon adalah kumpulan tulisan komedi Raditya Dika. Sembilan belas bab di dalam bercerita tentang pindah rumah, pindah hubungan keluarga, sampai pindah hati. Simak juga bab berisi tulisan galau, observasi ngawur, dan lelucon singkat khas Raditya Dika.

Raditya Dika - marmut merah jambu

Raditya Dika - marmut merah jambu
Raditya Dika - marmut merah jambu
... Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini.

‘Tau gak sih, Na,’ kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. ‘Gue seneng banget hari ini.’

‘Seneng kenapa?’ tanya Ina.

‘Seneng, soalnya,’ kata gue, berhenti bicara sebentar dan menengok ke kiri untuk melihat muka Ina. Gue masang muka sok ganteng. Gue natap mukanya dengan jelas, memasang mata nanar, berkata dengan sungguh-sungguh, ‘Seneng... soalnya... hari ini akhirnya... gue bisa pergi sama-’

‘AWAS!!!!’ jerit Ina memecahkan suasana.

BRAK! Mobil gue naik ke atas trotoar. Mobil masih melaju kencang, dan di depan ada pohon gede. Ina ngejerit, ‘Itu pohon! ITU ADA POHON, GOBLOK!’

‘AAAAAAAAHHHH!’ jerit gue, kayak cewek disetrum. Lalu gue ngerem dengan kencang. Ina teriak lepas. Suasana chaos.

Raditya Dika - Komik kambing jantan

Raditya Dika - Komik kambing jantan
Raditya Dika - Komik kambing jantan
Kini, Dika hadir kembali dengan buku terbarunya, Komik KambingJantan Book 2. Secara garis besar, komik kedua Dika ini masih menceritakan pengalaman pribadinya selama bersekolah di Adelaide, Australia.

Meski masih menceritakan pengalamannya selama di negeri kanguru itu, selalu saja ada yang berbeda dari karya-karya Dika sebelumnya. Kenangan-kenangan lucu dan unik yang pernah Dika alami selama berada di sana pun kini menjelma menjadi cerita yang menarik untuk dibagi kepada kamu semua.

Nah, di komik keduanya ini cerita tentang perjuangan Dika dalam menghadapi ujian akhir, hingga menarik perhatian cewek bule di sebuah pantai nggak kalah serunya dengan cerita di buku-buku sebelumnya.

Dio Rudiman masih menjadi ilustrator andalan Dika di komik keduanya ini. Dengan guratan gambar dari Dio, cerita Dika menjadi lebih hidup, lebih lucu, dan lebih imajinatif dari cerita yang sebenarnya.

Nggak hanya cerita di dalam komik ini saja yang seru untuk di baca. Ternyata, di balik proses pembuatan komik ini pun terbilang heboh. Saking hebohnya, Dio bahkan sempat menginap selama tiga hari di rumah Dika hanya untuk menyelesaikan komik ini.

Raditya Dika - Koala Kumal

Raditya Dika - Koala Kumal
Raditya Dika - Koala Kumal
Memasuki tahun kesepuluh sebagai penulis, Raditya Dika melahirkan karya terbarunya Koala Kumal. Masih mengusung genre yang sama—kisah-kisah komedi yang didasarkan pada pengalaman si penulis, kali ini lewat Koala Kumal, Raditya Dika mengajak pembacanya berbicara tentang hubungan yang ‘patah’. Mulai dari renggangnya hubungan pertemanan, perasaan yang berubah kepada orang yang sama, hubungan orangtua dan anak, hingga patah hati terhebat yang mengubah cara pandang terhadap cinta.

Raditya Dika - Kambing Jantan

Raditya Dika - Kambing Jantan
Raditya Dika - Kambing Jantan
Tidak penting

Raditya Dika - Cinta brontosaurus

Raditya Dika - Cinta brontosaurus
Raditya Dika - Cinta brontosaurus
...Ada satu adegan yang mana gue harus berantem ama orang di depan orang banyak. Gue akting dengan segenap jiwa dan raga.
Dengan menyeimbangkan emosi dengan karakter.
Dengan masuk ke dalam jiwa sang tokoh.
Dengan total.
Layaknya Tom Krus minum Irex. Uoh!
Setelah selesai shooting, gue tanya ke Mister, salah satu temen yang ada di lokasi syuting.
‘Gimana tadi acting gue pas berantem, keren, ya?’ gue nanya dengan pede.
‘Kayak babi lepas,’ dia jawab santai.

Cinta Brontosaurus adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, pengarang buku KambingJantan yang bego, tolol, tetapi tetap kontemplatif. 13 kisah di dalamnya adalah pengalaman nyata.

Raditya Dika - Babi Ngesot

Raditya Dika - Babi Ngesot
xxx
Babi Ngesot: Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, penulis Indonesia terbodoh saat ini. Simak tujuh belas cerita aneh-tapi-nyata Raditya di buku ini, termasuk kalang kabut digencet kakak kelas, dihantuin setan rambut poni, sampai perjuangan menyelamatkan keteknya yang sedang 'sakit'

Kumpulan Novel Twilight PDF - Stephenie Meyer

Kumpulan Novel Twilight PDF  - Stephenie Meyer
Kumpulan Novel Twilight PDF - Stephenie Meyer
  1. Stephenie Meyer - Twilight
  2. Stephenie Meyer - New Moon
  3. Stephenie Meyer - Eclipse
  4. Stephenie Meyer - Breaking Dawn
  5. Stephenie Meyer - Midnight Sun

Stephenie Meyer - Twilight

Stephenie Meyer - Twilight
Stephenie Meyer - Twilight
Twilight merupakan buku pertama dari novel remaja berseri karangan Stephenie Meyer, yaitu Twilight Series yang menceritakan kisah cinta terlarang antara seorang gadis remaja dengan seorang pemuda yang ternyata merupakan seorang vampir. Isi cerita dinaratorkan dari sudut pandang tokoh protagonis wanita, Isabela "Bella" Swan (Sebagian besar isi telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia)

Stephenie Meyer - New Moon

Stephenie Meyer - New Moon
Stephenie Meyer - New Moon
New Moon adalah novel karangan Stephenie Meyer yang merupakan bagian dari Seri novel Twilight. Novel ini merupakan seri kedua dan merupakan novel lanjutan dari Twilight yang menceritakan tentang kisah asmara antara Bella Swan dan Edward Cullen. Novel ini akan dirilis kedalam layar lebar pada bulan November 2009. Di dalam Novel ini pula dikisahkan hubungan Bella Swan dengan Jacob Black, seorang Werewolf (Manusia Serigala). Dalam Novel ini pula diceritakan tentang Keluarga Volturi yang berdiam di kota Volterra, Italy.

Stephenie Meyer - Midnight Sun

Stephenie Meyer - Midnight Sun
Stephenie Meyer - Midnight Sun
Midnight Sun adalah novel pendamping yang belum pernah dirilis ke buku Twilight oleh penulis Stephenie Meyer . Karya tersebut menceritakan kembali peristiwa Twilight , namun ditulis dari perspektif Edward Cullen, bukan dari seri 'karakter narasi biasa Bella Swan . Meyer menyatakan bahwa Twilight adalah satu-satunya buku dari rangkaian yang ia rencanakan untuk menulis ulang dari sudut pandang Edward. Untuk memberi mereka nuansa karakter Edward yang lebih baik, Meyer mengizinkan Catherine Hardwicke , direktur adaptasi film Twilight , dan Robert Pattinson , aktor yang bermain Edward, untuk membaca beberapa bab yang telah selesai dari novel tersebut saat mereka syuting film tersebut.

Stephenie Meyer - Eclipse

Stephenie Meyer - Eclipse
Stephenie Meyer - Eclipse
The # 1 New York Times bestseller tersedia untuk pertama kalinya dalam edisi paperback pasar massal, yang menampilkan gambar film mencolok di cover
Pembaca terpikat oleh Twilight dan New Moon penuh semangat akan dimakan edisi paperback Eclipse, buku ketiga dalam kisah cinta memukau Stephenie Meyer's vampire, Sebagai Seattle dilanda oleh serangkaian pembunuhan misterius dan berbahaya vampir terus pencariannya untuk membalas dendam, sekali lagi Bella menemukan dirinya dikelilingi oleh bahaya. Di tengah semua itu, dia dipaksa untuk memilih antara cintanya kepada Edward dan persahabatannya dengan Jacob --- mengetahui bahwa keputusannya memiliki potensi untuk menyalakan perjuangan awet muda antara vampir dan werewolf. Dengan cepat mendekati kelulusan, Bella memiliki satu keputusan yang lebih untuk membuat: hidup atau mati. Tapi yang mana?

Stephenie Meyer - Breaking Dawn

Stephenie Meyer - Breaking Dawn
Stephenie Meyer - Breaking Dawn
Tak ada yang menatapmu, aku meyakinkan diriku sendiri. Tak ada yang
menatapmu. Tak ada yang menatapmu.
Tapi karena aku tidak pintar berbohong, bahkan pada diriku sendiri, aku merasa
harus mengeceknya.

Sambil duduk menunggu lampu berubah hijau di depan salah satu dari tiga lampu
merah kota ini, aku melirik ke kanan di dalam minivannya Mrs, Weber jelas-jelas
berputar menghadapku. Matanya menghunjam dalam-dalam ke mataku; dan aku
bergidik, bertanya-tanya dalam hati mengapa ia tidak cepat-cepat memalingkan wajah
atau terlihat malu. Bukankah tidak sopan menatap orang? Ataukah aturan itu tidak
berlaku terhadapku?

Lalu aku teringat bahwa jendela-jendela mobil ini hitam pekat sehingga Mrs.
Weber mungkin tidak menyadari bahwa akulah yang berada di balik kemudi, apalagi
mengetahui aku memergokinya menatapku. Aku berusaha menghibur diri dengan
kenyataan ia tidak benar-benar bermaksud menatapku, melainkan menatap mobil ini.
Mobilku. Ya ampun.

Aku melirik ke kiri dan mengerang. Dua pejalan kaki tertegun di trotoar, tidak jadi
menyeberang gara-gara melongo. Di belakang mereka, Mr, Marshall memandang ke
luar etalase toko suvenir kecilnya dengan mulut ternganga. Yah, setidaknya ia tidak
menempelkan hidungnya di kaca etalase. Belum.
Lampu berubah hijau dan, saking terburu-buru ingin kabur dari situ, aku
menginjak pedal gas tanpa berpikir- seperti kalau aku menginjak pedal gas truk Chevy
tuaku untuk menjalankannya.

Mesin meraung bagaikan macan tutul sedang berburu, dan mobil melesat begitu
cepat hingga tubuhku membentur jok berlapis kulit hitam dan perutku tertekan ke
belakang,

"Arrgh!" seruku kaget sementara kakiku meraba-raba mencari rem. Sambil
menenangkan diri kusentuh pelan pedal rem. Seketika mobil berhenti.
Aku tak berani melihat sekeliling untuk mengetahui reaksi orang-orang. Kalau
tadi mereka bertanya-tanya siapa yang mengendarai mobil ini, sekarang pertanyaan
mereka pasti sudah terjawab. Dengan ujung sepatu pelan-pelan kusentuh pedal gas
sedikit saja, dan mobil kembali melesat.